JERMAN BARAT 1990 : JUARA DI TENGAH REUNIFIKASI JERMAN

JERMAN BARAT 1990 : JUARA DI TENGAH REUNIFIKASI JERMAN
"Potret Pemain Jerman Barat, Lothar Matthaüs & Pierre Littbarski tengah bersama mengangkat Trofi Piala Dunia tahun 1990 silam. (Sumber : Liputan6.com)"

"Negara Jerman adalah salah satu negara yang banyak melahirkan pemain-pemain bintang berbakat dari generasi ke generasi. Mulai dari Helmut Rahn, Franz Beckenbauer, Karl-Heinz Rummenigge, Oliver Kahn, dan seterusnya. Menurut Sejarahnya, Jerman ternyata merupakan negara yang dulunya pernah terbelah menjadi dua wilayah yakni Jerman Barat & Jerman Timur. Keduanya dipisahkan oleh Tembok Berlin karena adanya perbedaan Ideologi dan Sudut Pandang Politik. Jika kita ngomongin Sepakbola dikedua negara tersebut, wilayah Jerman Barat lah yang lebih berprestasi dibandingkan dengan Jerman Timur. Jerman Barat total pernah menjuarai 4 Piala Dunia di edisi 1954, 1974, 1990, dan 2014. Nah, Gelar di tahun 1990 ini merupakan salah satu gelar yang paling bersejarah bagi Tim Panser. Pasalnya, pada edisi Piala Dunia 1990 ini. Negara Jerman sedang berjuang untuk bersatu kembali (Reunifikasi) pasca runtuhnya Tembok Berlin pada 1989. Sekaligus menjadi Panggung terakhir Jerman Barat di Piala Dunia dan akan bersatu kembali menjadi Negara Jerman pasca reunifikasi. Dan, di blog kali ini, penulis akan menceritakan kisah heroik Tim Panser, Jerman Barat dalam menjuarai Piala Dunia 1990 ditengah kondisi negaranya yang sedang berjuang untuk bersatu kembali. Bagaimana kisah lengkapnya?. Yuk simak ulasan berikut!"

Perjalanan Jerman Barat di Piala Dunia 1990
"Skuad Timnas Jerman Barat pada Piala Dunia 1990. (Sumber : BP Guide)"

"Pada tahun 1990, FIFA secara resmi menyelenggarakan Event 4 tahunan tersebut di Negara Italia. Piala Dunia 1990 ini juga diikuti oleh 24 Tim dan terbagi menjadi 6 Grup. Timnas Jerman Barat ditempatkan di Grup D yang berisi Uni Emirat Arab, Kolombia, dan Yugoslavia. Skuad Timnas Jerman Barat pada edisi Piala Dunia 1990 ditunggangi oleh Pelatih Legendaris, Franz Beckenbauer dan diisi oleh para pemain seperti Lothar Matthaüs, Bodo Ilner, Klauss Augenthaler, Andreas Brehme, Rudi Völler, Pierre Littbarski, hingga sang raja diving, Jurgen Klinsmann juga turut hadir dalam Skuad Jerman Barat 1990. Perjalanan Timnas Jerman Barat di Piala Dunia 1990 dimulai pada pertandingan pertama fase grup melawan Yugoslavia yang diselenggarakan di Stadion San Siro, Milan. Di pertandingan tersebut, Jerman Barat berhasil melibas Yugoslavia dengan skor 4-1. Selanjutnya, Jerman Barat harus berhadapan dengan Negara dari Timur Tengah, Uni Emirat Arab. Di pertandingan tersebut, Jerman Barat menang dengan skor mencolok 5-1 atas Uni Emirat Arab. Dan di Pertandingan terakhir, Jerman Barat berhasil ditahan imbang oleh Kolombia dengan skor 1-1. Atas hasil tersebut, tim asuhan Franz Beckenbauer total mengumpulkan 7 Poin dari hasil 2 Kemenangan dan 1 Hasil Imbang dan menjadi Juara Grup D serta berhak lolos ke babak gugur. Jerman Barat lolos ke babak gugur mendampingi Yugoslavia sebagai Runner-up dan Kolombia sebagai Peringkat 3 kedua terbaik dibawah Argentina."

"Pada babak gugur, Jerman Barat harus berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Belanda di babak 16 besar. Disaat itu, Belanda masih dihuni oleh beberapa pemain jebolan Euro 1988. Seperti trio Marco Van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard. Namun secara mengejutkan, Jerman Barat berhasil mengalahkan Belanda dengan skor 2-1. Ada insiden menarik saat pertandingan antara Jerman Barat vs Belanda. Dimana, gelandang Belanda, Frank Rijkaard secara sengaja meludah ke Penyerang Jerman Barat, Rudi Völler. Hal ini mengakibatkan Frank Rijkaard diganjar Kartu Kuning oleh wasit. Frank Rijkaard mengakui bahwa dirinya pada saat itu sengaja memprovokasi Jerman Barat dan memperkeruh suasana pertandingan. Atas hasil dramatis melawan Belanda di Babak 16 besar, Jerman Barat berhasil lolos ke babak 8 besar melawan Cekoslowakia. Jerman Barat berhasil menang tipis dengan skor 1-0 melalui Titik Putih (Penalti) yang dicetak oleh Lothar Matthaüs. Di Babak Semifinal, Jerman Barat kembali menghadapi musuh bebuyutannya di Piala Dunia, yakni Inggris. Pertandingan Semifinal tersebut berlangsung sengit dan berakhir dengan skor 1-1, terpaksa pertandingan harus dilanjutkan melalui Adu Penalti. Dramatisnya, Jerman Barat berhasil menang dalam adu tos-tosan melawan Inggris dengan skor 4-3 dan berhak melaju ke babak final. Di Babak Final, Jerman Barat harus kembali menghadapi Juara Bertahan Piala Dunia edisi sebelumnya, yakni Argentina dengan Diego Maradona nya."

Final Piala Dunia 1990
"Potret Diego Maradona dan Lothar Matthaüs yang sedang bertatap muka di Partai Final Piala Dunia 1990. (Sumber : Bola Stylo - Bolasport.com)"

"Partai Final Piala Dunia 1990 mempertemukan antara negara Jerman Barat vs Argentina. Partai Final dilaksanakan di Stadio Olimpico, Roma, Italia pada tanggal 8 Juli 1990. Di Pertandingan tersebut, kedua tim sama-sama bermain defensif dan saling bertahan. Serangan dari kedua tim juga sama-sama tidak membahayakan gawang lawan hingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0. Partai Final ini bahkan digadang-gadang sebagai Final Piala Dunia paling membosankan. Pada babak kedua, Kedua tim sama-sama bermain defensif. Namun pada menit ke-65, Pemain Argentina, Pedro Monzon diganjar Kartu Merah dari wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Jerman Barat. Terpaksa Argentina harus bermain dengan 10 pemain. Hal ini tidak disia-siakan oleh Franz Beckenbauer. Ia memerintahkan anak buahnya untuk membuka peluang untuk mencetak gol. Dan peluang tersebut akhirnya muncul pada menit ke-85, disaat itu Jurgen Klinsmann, dijatuhkan di Kotak Penalti oleh Pemain Argentina dengan cara berpura-pura jatuh/diving. Aksi Jurgen Klinsmann tersebut membuat Jerman Barat mendapatkan Hadiah Penalti. Aksi tersebut menjadi aksi Kontroversial Sepanjang Sejarah Piala Dunia. Penendang Jerman Barat pada saat itu, Andreas Brehme berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dengan mengarahkan tendangan keras ke pojok kiri gawang Argentina yang dijaga oleh Sergio Goycochea. Jerman Barat menutup partai final tersebut dengan menjadi Juara Piala Dunia 1990 setelah di final mengalahkan Argentina dengan skor 1-0. Gelar ini merupakan Gelar ketiga Tim Panser setelah menjuarainya pada 1954 dan 1974. Partai Final ini juga merupakan kali terakhir Jerman Barat pentas di Piala Dunia."

Pasca Piala Dunia 1990
"Potret Perayaan Timnas Jerman Barat pasca menjuarai Piala Dunia 1990. Terlihat Lothar Matthaüs yang sedang mengangkat Trofi Piala Dunia. (Sumber : Liga Olahraga)"

"Gelar ini merupakan Gelar Terakhir bagi Timnas Jerman Barat. Pasalnya, pada tanggal 3 Oktober 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur resmi bersatu kembali (Reunifikasi) setelah 3 dekade dipisahkan oleh Perbedaan Ideologi dan Sudut Pandang Politik. Hal ini juga berpengaruh ke tanah sepakbola. Yakni kembalinya Timnas Jerman yang berisi pemain gabungan antara Jerman Barat dan Jerman Timur. Kompetisi pertama yang dilakoni oleh Timnas Jerman adalah pada Euro 1992 yang diselenggarakan di Swedia. Prestasi Jerman pada saat itu hanya menjadi Runner-up setelah disingkirkan Denmark di Partai Final. Selanjutnya, Timnas Jerman selalu konsisten dalam mengikuti ajang bergengsi Sepakbola Dunia. Seperti Piala Dunia dan Piala Eropa serta Pertandingan Persahabatan. Bahkan, di Piala Dunia 2014, Timnas Jerman berhasil meraih gelar keempatnya setelah mengalahkan Argentina 1-0 di Partai Final. Namun meskipun begitu, Gelar Jerman Barat pada Piala Dunia 1990 sangat memorable bagi warga Jerman."


Created by : Nalindra Wangsa J

Komentar