TRAGEDI MUNCHEN 1958 : KISAH TRAGIS GENERASI EMAS MANCHESTER UNITED
"Kisah ini mungkin membekas bagi penggemar Manchester United yang menganggap Tragedi ini lebih pedih daripada kekalahan. Pasalnya, Kejadian ini mengakibatkan tewasnya generasi emas Setan Merah yang pada saat itu digadang-gadang menjadi Juara di beberapa kompetisi. Di blog ini, penulis akan menceritakan sebuah kisah Tragedi tewasnya generasi emas Manchester United yang disaat itu sedang pulang dari pertandingan di Timur Eropa, lebih tepatnya di Yugoslavia. Pesawat yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Bandara Munchen, Jerman Barat sesaat setelah mengisi bahan bakar. Ini mengakibatkan beberapa orang yang terlibat generasi emas Setan Merah harus meregang nyawa. Bagaimana kisah lengkapnya? Yuk simak ulasan berikut!."
Awal Mula
"Generasi Emas Manchester United yang pada saat itu dijuluki "Busby Babes. (Sumber : Indozone Soccer)"
"Pada era 1950an, klub di benua biru berjuang menjadi yang terbaik di Ajang Piala Champions (sekarang Liga Champions). Salah satunya adalah klub Manchester United yang pada saat itu ditunggangi oleh Pelatih "Sir Matt Busby" yang menyulap Klub Manchester United menjadi bertabur bintang. Contohnya seperti Geoff Bent, Duncan Edwards, dan Roger Byrne. Disaat itu mereka direkrut melalui pencarian bakat yang dipelopori oleh Joe Armstrong dan Jimmy Murphy yang kemudian mereka masuk di Akademi kemudian dikelola oleh Sir Matt Busby di Tim Utama. Generasi Emas Manchester United ini tentunya banyak menorehkan gelar dan prestasi. Salah satunya adalah gelar Juara Liga Inggris yang diraihnya pada musim 1955/1956 dan 1956/1957. Pada tahun 1957, Manchester United lolos ke Kejuaraan Klub Antar Benua Biru alias Piala Champions yang kini bernama Liga Champions. Di Piala Champions musim 1957/1958, Manchester United lolos hingga babak Perempat Final setelah menyingkirkan Shamrock Rovers dan Dukla Prague di Pertandingan pertama dan kedua. Di babak perempat final, Manchester United harus berhadapan dengan wakil dari Yugoslavia, Red Star Belgrade dalam 2 leg. Leg pertama diselenggarakan di Old Trafford, Manchester United menang 2-1 atas Red Star Belgrade di Manchester. Kemudian di Leg 2, Manchester United harus bertandang ke markas Red Star Belgrade di Belgrade, Yugoslavia pada tanggal 5 Februari 1958. Disaat itu, Manchester United ditahan imbang 3-3 oleh Red Star Belgrade, namun Manchester United lolos ke babak semifinal melalui agregat gol 5-4. Setelah pertandingan tersebut, para pemain, staf, dan wartawan akan pulang ke Manchester. Namun sayangnya, kejadian yang tak terduga telah menanti di tengah perjalanan dan akan menimpa Generasi Emas mereka."
Kronologi Tragedi Munchen 1958
"Potret Pesawat yang ditumpangi Generasi Emas Manchester United. British European Airways Flight 609, Airspeed AS-57 Ambassador. (Sumber : Wikipedia)"
"Setelah melakoni Laga Tandang melawan Red Star Belgrade di Belgrade, Yugoslavia dalam Babak Perempat Final Piala Champions 1957/1958. Kini saatnya, mereka pulang ke Manchester menggunakan Pesawat. Pesawat yang ditumpangi Generasi Emas Manchester United adalah Pesawat dari maskapai "British European Airways" Flight 609 dengan Airspeed AS-57 Ambassador yang mengangkut 38 penumpang dan 6 awak. Pesawat ini lepas landas dari Bandara Belgrade, Yugoslavia tanpa terkendala. Rencananya, Pesawat ini akan mengisi bahan bakar di Bandara Munchen, Jerman Barat. Pada tanggal 6 Februari 1958 dini hari, Pesawat British European Airways tiba di Bandara Munchen untuk mengisi bahan bakar. Pada saat itu, kondisi Kota Munchen sedang turun salju. Setelah selesai mengisi bahan bakar, pesawat rencana akan melanjutkan perjalanannya ke Manchester. Namun pada saat itu, Pilot dan Co-pilot British European Airways yang bernama James Thain dan Kenneth Rayment melakukan 2 kali Lepas Landas namun semuanya gagal karena takut terjadinya kesalahan pada mesin pesawat. Co-pilot Kenneth Rayment mencoba membujuk James Thain untuk beristirahat di Munchen semalam. Namun karena tekanan deadline, akhirnya James Thain tetap kekeh untuk memberangkatkan pesawat. Disaat pesawat ingin melakukan lepas landas yang ketiga kalinya, badai salju turun dan membuat jarak pandang sangat terbatas. Sehingga, disaat pesawat akan melakukan lepas landas, badan pesawat membentur lumpur salju di ujung landasan kemudian sayap pesawat juga patah, disaat itu pesawat dengan kecepatan yang sangat kencang sampai menabrak pagar pembatas di ujung landasan sampai pesawat tersebut meledak dan terbakar didalam badai salju. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 6 Februari 1958, pukul 03:04 waktu setempat. Pasca Kecelakaan terjadi, pilot James Thain meminta kepada penumpang yang selamat untuk lari menyelamatkan diri keluar pesawat. Namun banyak dari mereka yang pingsan, bahkan sampai ada yang tidak sadarkan diri. Kebanyakan dari mereka adalah Para Pemain Manchester United beserta staf dan wartawan. Kiper Manchester United saat itu, Harry Gregg tetap berada di dalam bangkai pesawat untuk mengevakuasi para korban yang masih selamat dari Kecelakaan tersebut."
Pasca Kecelakaan dan Investigasi
"Pesawat British European Airways yang terlibat kecelakaan, terlihat kerusakan di Pesawat ini sangat parah dan tidak bisa diperbaiki kembali. (Sumber : Kompas.com)"
"Pasca kecelakaan, Investigasi terkait peristiwa ini terus dilakukan. Banyak yang berspekulasi bahwa Landasan di Pesawat licin membuat pesawat tergelincir dan menabrak pagar pembatas. Namun saksi utama dari tragedi ini, yakni Pilot James Thain mengungkapkan bahwa dirinya melihat kubangan lumpur salju yang mengakibatkan pesawat tidak bisa lepas landas. Akibatnya, dirinya harus mendapatkan rehabilitasi sampai 10 tahun akibat kecelakaan ini. Kecelakaan ini mengakibatkan 23 orang tewas sementara 21 orang mengalami luka-luka. Kebanyakan penumpang yang tewas adalah para pemain Generasi Emas Manchester United beserta staf, pelatih, dan wartawan. Salah satu pemain terkenal yang meninggal adalah Duncan Edwards yang digadang menjadi bintang masa depan Setan Merah. Pelatih Manchester United, Sir Matt Busby juga mengalami Cedera dan luka-luka. Kejadian ini baru dikabarkan ke Asisten Manajer Manchester United, Jimmy Murphy yang pada saat itu berhalangan hadir. Kejadian ini tentunya sangat memikul para penggemar Setan Merah. Gimana nggak, mereka harus ditinggal para pemain "Busby Babes" yang tewas dalam Tragedi Munchen. Akibat dari Tragedi ini juga, Manchester United terpaksa meminjam pemain dari klub lain untuk melengkapi skuad mereka sampai akhir musim."
Move On
"Para Korban Pemain Manchester United yang dijuluki "Busby Babes" yang tewas di Tragedi Munchen 1958. (Sumber : Kompas.com)"
"Setelah Tragedi Munchen, Manchester United mencoba berbenah dengan membangun ulang Generasi Emas mereka. Sir Matt Busby pertama mendatangkan Bintang Skotlandia yang pada saat itu bermain di Torino, Denis Law pada tahun 1962 dan diduetkan dengan pemain akademi, George Best yang masuk ke tim utama pada 1964. Kedua pemain ini diduetkan oleh pemain yang selamat dari Tragedi Munchen, Bobby Charlton. Ketiga pemain ini kelak dijuluki sebagai "The United Trinity". Manchester United bersama ketiga pemain ini mulai kembali meraih banyak prestasi. Salah satunya yang paling bergengsi adalah Juara Piala Champions musim 1967/1968. Disaat itu, Manchester United meraih gelar Pertama Piala Champions dan menjadi Tim Inggris pertama yang menjuarai Piala Champions. LUAR BIASA, bagaimana sebuah tim yang sempat hancur akibat Tragedi, justru bangkit kembali akibat terus mencoba dan mencoba sesuatu yang baru. Sampai saat ini, Tragedi Munchen selalu diperingati oleh klub setiap tanggal 6 Februari yang dijadikan sebagai Hari Berkabung Manchester United."
Created by : Nalindra Wangsa J
Komentar
Posting Komentar