FRANZ BECKENBAUER : DER KAISER

FRANZ BECKENBAUER : DER KAISER
"Franz Beckenbauer berselebrasi ketika berhasil membawa Jerman Barat menjuarai Piala Dunia 1974. (Sumber : Jurnalisbola.com)"

"Dalam permainan sepakbola, posisi bek seringkali dipertaruhkan sebagai jantung pertahanan sebuah tim sepakbola, jikalau pertahanan tersebut tidak dijaga dengan baik, maka akan sangat mudah rapuh jika terjadinya beberapa peluang yang berujung kebobolan. Hal ini mungkin sangat amat umum dibicarakan di Dunia Sepakbola. Nah, ngomong-ngomong soal posisi bek dan seni bertahan dalam sepakbola. Kali ini penulis akan membawakan sebuah kisah biografi seorang pemain yang berasal dari Jerman yang dijuluki sebagai "Der Kaiser" atau kaisarnya sepakbola. Julukan ini diberikan karena merujuk kepada gaya bermainnya yang elegan dan mempunyai sifat kepemimpinan sebagai Kapten sebuah Tim. Dan juga pemain ini mendapat predikat sebagai Bek/Sweeper terbaik sepanjang masa versi FIFA. Gimana kisah lengkapnya?. Yuk simak ulasan berikut!"

Masa kecil Franz Beckenbauer

"Ya, pemain yang kita bicarakan hari ini adalah "Franz Beckenbauer". "Franz Anton Beckenbauer" lahir di Kota München, Jerman Barat pada 11 September 1945 dalam keadaan kota yang masih rusak akibat perang. Sejak kecil, Franz Beckenbauer sudah bercita-cita ingin menjadi pemain sepakbola mulai usia 9 tahun. Disaat itu, ia mengidolakan pemain Jerman Barat yang memenangkan Piala Dunia 1954, Fritz Walter. Pada era 1950an, Franz Beckenbauer mulai dimasukkan ke akademi SC Munchen 1860 dan permainannya terus meningkat seiring bertambahnya usia. Franz Beckenbauer muda disaat itu masih diposisikan sebagai Gelandang Bertahan di Akademi tersebut sampai pada tahun 1963, di usianya yang ke 18 tahun. Franz Beckenbauer memutuskan untuk hengkang dari akademi SC Munchen 1860 karena klub tersebut berada dalam dualisme dan sedang dilanda masalah keuangan. Pada akhirnya, Franz Beckenbauer memilih hijrah ke Bayern Munchen. Dan disinilah, karier legendaris seorang Franz Beckenbauer dimulai."

Bayern Munchen (1964-1977) 
"Franz Beckenbauer muda ketika berseragam Bayern Munchen. (Sumber : Football Database)"

"Franz Beckenbauer hijrah ke Bayern Munchen pada tahun 1964 diusianya yang ke 19 tahun. Disaat itu, ia dimainkan di laga melawan FC St.Gaulli di Liga Regional Jerman dan disaat itu sekaligus musim dimana Bayern Munchen promosi ke Bundesliga dan merajai Sepakbola Eropa. Di usia mudanya di Bayern Munchen, Franz Beckenbauer berhasil menyabet gelar DFB Pokal pada musim 1965/1966, 1967/1968, 1968/1969, dan 1970/1971 dan gelar Piala Winners 1967. Di tahun 1967 juga ia mendapatkan peran baru dalam sepakbola, yakni sebagai Pemain Libero atau lebih dikenal sebagai Sweeper/Penyapu Lapangan. Dan kelak, posisi itu sering diterapkan ke beberapa pemain lainnya, seperti Franco Baresi. Franz Beckenbauer juga mendapatkan gelar Bundesliga selama tiga musim berturut-turut, yakni pada musim 1971/1972, 1972/1973, dan 1973/1974. Franz Beckenbauer juga mendapatkan torehan fantastis yakni ketika ia membawa Bayern Munchen meraih Treble Winners European Cup (UEFA Champions League) pada musim 1973/1974, 1974/1975, dan 1975/1976. Serta meraih titel Piala Interkontinental 1976. Gelar tersebut merupakan gelar fantastis Bayern Munchen sepanjang sejarah. Dan, UEFA selalu Asosiasi Sepakbola Benua Biru memberikan kehormatan untuk mempertahankan Trofi European Cup tersebut kepada Bayern Munchen secara permanen. Di Bayern Munchen, total ia mengemas 427 penampilan dan mencetak 60 gol selama 13 tahun kariernya di Bayern Munchen. Di Bayern Munchen juga ia mendapatkan penghargaan Ballon D'or pada tahun 1972 dan 1976."

New York Cosmos (1977-1980) 
"Franz Beckenbauer ketika bermain untuk New York Cosmos bersama Legenda Sepakbola, Pele pada tahun 1977. (Sumber : Twitter Tphoto)"

"Pada tahun 1977, Franz Beckenbauer mencoba berkelana ke Negeri Paman Sam dengan membela New York Cosmos. Dan disana, ia bertemu dengan Legenda Sepakbola, Pele. Yang pada saat itu usianya sudah memasuki usia 37 tahun. Di New York Cosmos, Franz Beckenbauer total mengemas 80 Penampilan dan mencetak 17 Gol. Dan ia juga mendapatkan gelar Soccer Bowl pada tahun 1977, 1978, dan 1980. Walaupun usianya tidak lagi muda, namun Franz Beckenbauer mampu menampilkan penampilan elegannya sebagai seorang kapten dan orang-orang di Amerika masih sering menyebut Beckenbauer dengan sebutan "Der Kaiser" atau Kaisar Sepakbola."

Hamburg SV (1980-1982) dan kembali ke New York Cosmos hingga Pensiun (1983)
"Franz Beckenbauer ketika berpose sebagai Pemain Hamburg SV. (Sumber : Spiegel)"

"Setelah berkelana di Amerika, Franz Beckenbauer akhirnya memilih Pulang Kampung ke Jerman Barat dan membela Hamburg SV pada tahun 1980. Pada saat itu, Hamburg SV lumayan berprestasi dengan mendatangkan pemain seperti Kevin Keegan dan Felix Magath yang dimana kedua pemain tersebut menjadi tonggak sejarah Hamburg SV dalam merengkuh Gelar Juara Bundesliga dan European Cup. Disaat kehadiran Der Kaiser, Hamburg SV total mendapatkan gelar Bundesliga yang didapat pada musim pertama Der Kaiser bersama Hamburg SV. Di Hamburg, total Beckenbauer bermain selama 2 musim dan mengemas 28 penampilan dan tidak pernah mencetak gol. Setelah bermain dengan Hamburg SV, Franz Beckenbauer kemudian kembali lagi ke Amerika untuk membela New York Cosmos pada tahun 1983 dan memutuskan untuk Gantung Sepatu disana pada usianya yang ke-38 tahun."

Karier Internasional bersama Jerman Barat
"Franz Beckenbauer ketika mengangkat Trofi Piala Dunia bersama Jerman Barat pada tahun 1974 yang diselenggarakan di Munchen, Jerman. (Sumber : Bolasport.com)"

"Karier Internasional Franz Beckenbauer di Jerman Barat sebagai seorang Libero terjadi pada tahun 1966 yang pada saat itu usianya baru 21 tahun. Debut perdana seorang Beckenbauer terjadi pada Piala Dunia 1966 di Inggris. Disaat itu, Jerman Barat berhasil melenggang mulus sampai Final melawan Inggris di Stadion Wembley. Namun, Jerman Barat harus mengakui keunggulan The Tree Lions dengan skor 4-2 di Final Piala Dunia 1966 yang penuh Kontroversi. Selanjutnya, pada Piala Dunia 1970 di Mexico. Jerman Barat tampil cukup baik, bahkan mereka sempat mengalahkan kesebelasan Inggris di babak gugur dengan skor 3-2. Dan salah satu pencetak golnya adalah Franz Beckenbauer. Akan tetapi, langkah mereka harus terhenti di babak semifinal kala berhadapan dengan Italia. Jerman Barat harus mengakui keunggulan Italia dengan skor 4-3. Pada akhirnya Jerman Barat merengkuh gelar Juara 3 Piala Dunia 1970. Kemudian, pada ajang Euro 1972, kali ini Turnamen Benua Biru tersebut diadakan di Belgia. Dan kali ini, Jerman Barat berhasil menjawab keraguan orang-orang dengan berhasil menjadi Juara setelah di Final mengalahkan Uni Soviet dengan skor 3-0. Pada Piala Dunia 1974, ini merupakan ajang Klimaks bagi Franz Beckenbauer sendiri karena Piala Dunia edisi ini diselenggarakan di Jerman Barat. Nyatanya, secara fantastis, Jerman Barat berhasil menjadi Juara Piala Dunia 1974 setelah mengalahkan Belanda di Final dengan skor 2-1. Franz Beckenbauer sendiri diberikan kehormatan untuk mengangkat trofi Piala Dunia. Ajang terakhir seorang Der Kaiser bersama Jerman Barat terjadi pada Piala Eropa 1976. Disaat itu, Jerman Barat gagal merengkuh Trofi Piala Eropa ketika di Final disingkirkan Cekoslowakia melalui Tendangan Penalti ala Antonin Panenka. Total di Jerman Barat, Franz Beckenbauer berhasil mengemas 103 penampilan dan mencetak 14 gol."

Kariernya sebagai seorang Pelatih
"Franz Beckenbauer sebagai Pelatih Jerman Barat pada Piala Dunia 1990. (Sumber : Getty Images)"

"Setelah pensiun pada 1983, Franz Beckenbauer mencoba Kariernya sebagai seorang Pelatih. Ia dipercaya melatih Tim Jerman Barat pada Piala Dunia 1986 di Mexico. Sayang, Jerman Barat harus terhenti di babak final usai dikalahkan Argentina dengan skor 3-2. Kemudian pada Euro 1988, prestasi Jerman Barat hanya sampai Tempat ketiga saja setelah disemifinal dikalahkan Belanda 4-5 melalui Drama Adu Penalti. Sesaat sebelum Reunifikasi Jerman yakni tepatnya pada gelaran Piala Dunia 1990 di Italia, Franz Beckenbauer sukses mengantarkan Jerman Barat menjadi Juara Piala Dunia setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui Tendangan Penalti Andreas Brehme. Hal ini membuat Franz Beckenbauer merupakan satu-satunya orang yang berhasil mendapatkan gelar Piala Dunia sebagai Pemain dan Pelatih. Setelah melatih Jerman Barat, ia kemudian melatih Olympique Marseille di Liga Perancis selama 1 musim dan berhasil mengantarkan Marseille Juara Ligue 1 pada musim 1990/1991. Pada tahun 1993, Franz Beckenbauer kemudian dipercaya melatih Tim Kesayangannya, Bayern Munchen sampai tahun 1996. Setelah menjadi Pelatih, Franz Beckenbauer kemudian ditunjuk sebagai Presiden Kehormatan Bayern Munchen sejak tahun 2002 sampai sekarang."


Created by : Nalindra Wangsa J

Komentar