SIMON TAHAMATA : PEMAIN BINTANG BELANDA YANG BERDARAH MALUKU
"Simon Tahamata ketika masih membela Ajax Amsterdam pada kisaran tahun 70an. (Sumber : BolaSport.com)"
"Kiprah Timnas Belanda di Dunia Sepakbola memang tidak bisa diragukan lagi. Banyak prestasi yang pernah mereka raih, walaupun Timnas Belanda tidak pernah mencicipi Piala Dunia. Tapi paling tidak mereka pernah juga menjadi Juara, salah satunya adalah Prestasi Juara Piala Eropa 1988. Tetapi, dibalik Gemilangnya skuad Belanda, pernahkah pembaca berfikir, "Mengapa pemain Timnas Belanda banyak yang blasteran/campuran?". Jawabannya, karena mereka mempunyai darah keturunan jajahan Negeri Kincir Angin. Misalnya seperti Indonesia dan Suriname yang merupakan Negara Jajahan Belanda. Ngomong-ngomong tentang Pemain Keturunan, ada salah satu Pemain Timnas Belanda yang pernah membela Klub Besar seperti Ajax Amsterdam & Feyenoord pada kisaran tahun 70an-80an yang ternyata mempunyai Darah Keturunan Maluku. Ya, di blog kali ini, Penulis akan membawakan Kisah seorang Pemain Keturunan Maluku yang pernah menjadi Pemain Bintang pada masanya, inilah kisah dari "Simon Tahamata".
Masa kecil Simon Tahamata
"Simon Melkianus Tahamata" adalah seorang Pemain Belanda yang lahir pada tanggal 26 Mei 1956 di Vught, Belanda. Simon Tahamata lahir dengan mempunyai Darah keturunan Indonesia, lebih tepatnya Maluku. Ayahnya merupakan barisan Tentara KNIL (Tentara Hindia Belanda) di wilayah Maluku. Simon Tahamata menghabiskan masa kecilnya disekitaran Tempat Camp penampungan Orang Maluku (lebih tepatnya RMS) yang lari ke Belanda. Disana jugalah, ia mulai menyukai Permainan Sepakbola dan mulai konsisten untuk menekuni Hobi tersebut. Atas ketekunannya, ia mulai memasuki Akademi Sepakbola "Theole" pada tahun 1967-1971. Dan pada tahun 1971, Simon Tahamata dimasukkan ke Akademi Ajax Amsterdam pada usia 15 tahun."
Kariernya di Ajax Amsterdam (1976-1980)
"Simon Tahamata ketika membela Ajax Amsterdam di pertandingan Liga Belanda (Eredivisie) pada akhir 70an. (Sumber : Het Parool)"
"Setelah membina di Akademi Ajax selama 5 tahun, pada tanggal 24 Oktober 1976, Simon Tahamata akhirnya melakoni Laga pertamanya bersama Tim Ajax Amsterdam Senior di usia yang ke-20 tahun. Kala itu, Ajax Amsterdam bertanding melawan FC Utrecht di Eredivisie 1976/1977. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Ajax 7-0. Di Ajax, Simon Tahamata dipasang di posisi Sayap kiri. Prestasi yang diperoleh Simon Tahamata di Ajax merupakan Juara Eredivisie 3 kali yakni pada musim 1976/1977, 1978/1979, dan 1979/1980, serta ia juga memperoleh Piala KNVB pada musim 1978/1979. Ia juga merupakan salah satu pencetak gol ketika melawan Twente di Final KNVB Cup. Di Ajax Amsterdam, Simon Tahamata total berhasil menampilkan 109 penampilan dan mencetak 14 gol."
Berkelana di Belgia, Pulang ke Feyenoord, dan menetap di Belgia hingga Pensiun (1980-1996)
"Simon Tahamata ketika berseragam Feyenoord Rotterdam pada kisaran tahun 1984-1987. (Sumber : Getty Images)"
"Pada pertengahan tahun 1980, Simon Tahamata direkrut oleh Tim dari Belgia, "Standard Liège". Disana ia total menciptakan 129 penampilan dan mencetak 40 gol dan pernah mencicipi gelar Liga Belgia 3 kali. Setelah di Belgia, ia kemudian pulang ke Belanda pada tahun 1984 dan membela Rival Ajax, Feyenoord Rotterdam. Di Feyenoord, Simon Tahamata bertahan selama 3 tahun dan total menciptakan 87 Penampilan dan mencetak 29 gol. Pada tahun 1987, Simon Tahamata kembali berkelana ke Belgia dan memperkuat "Germinal Beerschot". Selama membela Beerschot selama 3 tahun, total ia menciptakan 99 Penampilan dan mencetak 12 gol. Pada tahun 1990, Simon Tahamata resmi menjadi Warga Negara Belgia dan ditahun itu juga, Simon direkrut oleh "Germinal Ekeren". Di klub itu, ia menghabiskan masa tuanya sebagai seorang Pemain Sepakbola. Disana ia bertahan selama 6 tahun dan telah menciptakan 180 penampilan dan mencetak 19 gol. Pada tahun 1996, Simon Tahamata resmi Gantung Sepatu di usianya yang ke-40 tahun."
Kariernya di Timnas Belanda (1979-1986)
"Simon Tahamata mulai memperkuat De Oranje pada tanggal 22 Juni 1979 dalam Pertandingan Peringatan 75 tahunnya FIFA yang diselenggarakan di Bern, Swiss yang mempertemukan antara Belanda vs Argentina. Simon Tahamata merupakan salah satu Pemain Sayap terbaik yang dimiliki oleh Belanda pada masanya. Di Timnas Belanda total ia menampilkan 22 Penampilan dan hanya mencetak 2 gol selama tahun 1979-1986. Pertandingan terakhir yang dijalani Simon Tahamata bersama Timnas Belanda terjadi pada tanggal 21 Desember 1986 di Limasson, Siprus ketika ia menjalani Pertandingan Persahabatan antara Belanda vs Siprus."
Menjadi Pelatih Tim Junior
"Setelah pensiun pada 1996, Simon Tahamata melanjutkan Kariernya sebagai seorang Pelatih Tim Junior, terkhususnya di Belgia. Total ia pernah melatih Tim Junior di Belgia selama 1996-2004. Tim Junior yang dimaksud adalah Standard Liège dan Germinal Beerschot. Pada tahun 2004, Simon Tahamata dipercaya untuk melatih Tim Junior Ajax Amsterdam selama 5 Tahun. Di tahun 2009, ia sempat berkelana ke Arab Saudi untuk melatih Tim Junior Al Ahli sampai tahun 2014. Dan pada tahun 2014, Simon Tahamata dipercaya kembali untuk melatih Tim Ajax Junior yang Rata-rata usianya masih Remaja (kisaran 10-17 tahun). Simon Tahamata sampai sekarang kabarnya masih melatih Tim Ajax Junior."
Created by : Nalindra Wangsa J
Komentar
Posting Komentar