SEJARAH TIMNAS EMAS SEA GAMES 1987
"Skuad Timnas Indonesia yang meraih Emas di SEA Games Jakarta 1987. (Sumber : Facebook Zona Memori Klasik Sepakbola Indonesia)"
"Sepakbola di Indonesia pernah berada di Masa Keemasan pada dekade 70-80an. Dimana pada saat itu Kita Dijuluki "Macan Asia". Julukan tersebut sangat melekat bagi Indonesia pada dekade tersebut. Namun sekarang, Julukan tersebut seakan sudah pudar akhir-akhir ini, mengikuti dengan Prestasi Timnas yang cenderung naik turun. Tapi dibalik semua hal itu, ternyata Timnas Indonesia pernah berada di Fase yang bisa dibilang adalah Masa Keemasan dalam Sepakbola Indonesia. Pasalnya, Di saat itu, Timnas Indonesia mampu meraih Medali Emas Pertamanya dalam Sejarah SEA Games. Meraihnya juga tidak mudah dan Penuh Perjuangan. Nah pada kesempatan kali ini, Penulis akan membagikan Cerita tersebut kedalam blog ini. Spesialnya lagi, Artikel ini juga ditulis bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia di Tanggal 17 Agustus. Nah daripada penasaran, Yuk langsung aja kita bahas tentang "Sejarah Timnas Emas SEA Games 1987!".
Awal Mula Skuad Timnas Emas dibentuk
"Bertje Matulapelwa, Beliau merupakan Pelatih Timnas Indonesia yang meraih Medali Emas di SEA Games 1987. (Sumber : Kompas)"
"Awal Mula Skuad Timnas Emas ini dibentuk sebenarnya Tidak terlepas dari Tangan Dingin Pelatih Bertje Matulapelwa. Beliau dari tahun 1985, sudah mulai menyeleksi Pemain-pemain yang akan bermain di Tim Nasional. Terkhususnya dari Kompetisi Perserikatan dan Galatama. Kompetisi Perserikatan dan Galatama bisa dibilang pada saat itu adalah Kompetisi yang Produktif dengan melahirkan Para bakat Pemain Baru yang bermain di Kompetisi Sepakbola Nasional. Bertje kemudian mulai menyeleksi Pemain dari Kompetisi Perserikatan, beliau langsung menunjuk Robby Darwis, Ribut Waidi, Ponirin Meka, dan Budi Wahyono. Ada pula alumni Garuda 1, yakni Patar Tambunan dan Marzuki Nyak Mad. Untuk yang Galatama, Ada Nama Ricky Yacobi dan Nasrul Koto yang bermain untuk Arseto Solo. Ditambah juga dengan Pemain Senior Herry Kiswanto & Rully Neere yang sudah bermain pada Ajang Pra Piala Dunia 1986. Menurut Penuturan Rully Neere, "Bisa dibilang materi Timnas tahun 1987 lengkap. Dari Pemain Muda dan Senior, semua sama-sama memiliki Jam Terbang tinggi di Timnas dan Klub. Mereka menjadi Pemain Bintang dan berpengaruh di Klub karena tak ada Pemain Asing pada waktu itu," ucap Rully Neere."
"Setelah Skuad terkumpul, mereka mencoba untuk Training 2 Bulan di Brazil sebelum mereka mengikuti Turnamen Piala Kemerdekaan 1986 & Asian Games 1986 di Korea Selatan. Di Piala Kemerdekaan, Indonesia hanya mampu mencapai Babak Final setelah kalah 0-1 dari Aljazair. Setelah Piala Kemerdekaan, mereka mencoba kemampuannya di Asian Games 1986. Di Asian Games 1986, mereka tampil Luar Biasa. Mengandalkan Kerja Sama Tim dan Kolektivitas akhirnya mereka bisa menembus Partai Semi-final Asian Games. Di Semi-final mereka harus tunduk dari Tuan Rumah, Korea Selatan dengan skor 4-0. Dan pada Perebutan Medali Perunggu juga harus takluk dari Qatar. Akan tetapi, Prestasi Timnas Indonesia di Asian Games 1986 ini merupakan Prestasi Terbaik Sepakbola Indonesia di Asian Games, dan belum ada yang bisa menyalipnya sampai sekarang. Setelah mereka mengarungi Kompetisi Asian Games 1986 dengan sangat apik, menjelang SEA Games 1987 digelar, Timnas harus berhadapan dengan Klub asal Belanda, PSV Eindhoven, yang diperkuat oleh Marco Van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard. Ajaibnya, Timnas Indonesia justru bisa menahan imbang PSV Eindhoven dengan skor 3-3. Hasil ini makin menambah kuat Semangat dan Harapan mereka untuk merebut Medali Emas di SEA Games 1987."
Dimulainya Perjuangan di SEA Games 1987
"Timnas Indonesia kala bermain kontra Brunei Darussalam di SEA Games 1987. (Sumber : Facebook Zona Memori Sepakbola Klasik Indonesia)"
"SEA Games 1987 adalah Seri ke 14 yang digelar di Jakarta pada 9 September - 20 September 1987. Ajang ini merupakan Kali Keduanya Indonesia menjadi Tuan Rumah SEA Games, pertama kali Tahun 1979. Untuk Cabang Olahraga SEA Games, khususnya Sepakbola juga sangat dinanti-nanti Masyarakat Indonesia untuk bisa meraih Medali Emas. Skuad Timnas Indonesia yang Materi Pemain Lokal Bertabur Bintang juga sudah siap mengarungi Ajang ini untuk meraih Medali Emas. Indonesia masuk di Grup B bersama Thailand dan Brunei Darussalam. Pada 12 September 1987, Timnas Indonesia melakoni Laga Pertamanya melawan Brunei Darussalam. Di laga itu, Indonesia menang dengan skor 2-0. Selanjutnya, pada 14 September 1987, Timnas Indonesia melakoni Laga Berat melawan Thailand. Alhasil, Indonesia harus ditahan imbang oleh Thailand dengan skor 0-0. Indonesia berada di Peringkat Kedua dan Thailand berada di Peringkat Pertama karena unggul dalam Selisih Gol melawan Brunei Darussalam dengan skor 3-1, tapi Pointnya sama-sama 4. Singkat cerita, Timnas Indonesia akhirnya lolos ke Semifinal, Di Semifinal, mereka harus menghadapi Tim Burma (Myanmar) pada 17 September 1987. Di Semifinal, Indonesia berhasil mengalahkan Burma dengan skor 4-1. Gol dicetak oleh Rully Neere, Herry Kiswanto, Ricky Yacobi, dan Robby Darwis. Dan Indonesia berhak Lolos ke Final untuk kedua kalinya dalam Sejarah SEA Games, karena sebelumnya, Indonesia pernah masuk ke Final SEA Games 1979, namun harus takluk dari Malaysia dengan skor 0-1."
Final SEA Games 1987 melawan Malaysia
"Potret Final SEA Games 1987 yang mempertemukan Indonesia dan Malaysia. (Sumber : Facebook Zona Memori Sepakbola Klasik Indonesia)"
"Setelah melakoni Laga yang Panjang, Akhirnya Timnas Indonesia lolos ke Final. Di Final, Indonesia harus berhadapan dengan Malaysia yang digelar Pada 20 September 1987, di Stadion Utama Senayan. Pada saat Semalam sebelum Hari H, Pemain Timnas katanya sempat gak bisa tidur, karena kepikiran akan Gagal meraih Medali Emas seperti di tahun 1979, akan tetapi di satu sisi mereka percaya dan Optimis akan meraih Medali Emas besok. Akhirnya yang ditunggu pun tiba, Pada Tanggal 20 September 1987, Timnas Indonesia akan melakoni Laga Final Kontra Malaysia di Stadion Utama Senayan, sekaligus laga tersebut menjadi Penutup Ajang SEA Games 1987 di Jakarta. Ditonton lebih dari 80.000 Penonton, Timnas waktu itu menurunkan Skuad Utamanya. Lini Belakang dan Tengah dikuasai oleh Robby Darwis, Herry Kiswanto, Azhari Rangkuty, Rully Neere sampai Marzuki Nyak Mad. Di Lini Depan ada Ricky Yacobi, Budi Wahyono, dan Ribut Wahidi. Kipernya pada saat itu adalah Ponirin Meka. Singkat cerita, Peluit Kick-off dibunyikan, Laga berjalan Alot dan Ketat, Kedua Tim saling berbalas Serangan sampai Peluit Panjang dibunyikan. Skor waktu itu masih 0-0. Terpaksa Wasit memberikan Extra Time untuk menentukan Pemenang. Di Babak Extra Time inilah, Kerja Sama dan Kolektivitas Timnas Indonesia mulai bekerja. Alhasil, Indonesia berhasil mencetak Gol melalui Solo Run Ribut Wahidi yang menjebol Gawang Malaysia pada Menit 91. Berawal dari Kesalahan Pemain Bertahan Malaysia yang salah mengambil Bola, dan langsung diambil cepat oleh Ribut Wahidi yang berlari kencang. Dengan Solo Run, Ribut Wahidi langsung mencetak Gol keras yang menghujam Gawang Malaysia. Skor 1-0 untuk Keunggulan Indonesia bertahan hingga Peluit Akhir Extra Time dibunyikan. Timnas Indonesia pada akhirnya meraih Emas Pertama kalinya dalam Sejarah SEA Games."
Pasca Medali Emas 1987
"Potret Ricky Yacobi, Marzuki Nyak Mad, dan Ponirin Meka yang sedang menyanyikan Lagu Indonesia Raya yang berkumandang di Senayan pasca Meraih Medali Emas di SEA Games 1987. (Sumber : Sindonews.com)"
"Pasca Meraih Medali Emas di SEA Games 1987, Indonesia langsung mendapat Apresiasi dari Pemerintah dan Khalayak Ramai karena Kontribusinya yang sangat berjasa bagi Negara untuk meraih Medali Emas. Atas Prestasinya tersebut, Skuad Indonesia dimasa itu diberi julukan "Timnas Emas" dan "The Boys of 1987". Pelatih Timnas, Bertje Matulapelwa juga diberi Julukan "Sang Pendeta" karena Pembawaannya yang dingin dan kalem saat Melatih. Pasca SEA Games 1987, Indonesia sempat merasakan Meraih Medali Emas di SEA Games 1991 yang digelar di Filipina. Setelah itu, Indonesia berpuasa meraih Medali Emas. Disaat puasa tersebut, Tercatat Indonesia masuk ke Final SEA Games sampai 4 kali yakni pada 1997, 2011, 2013, dan 2019. Keempat Final tersebut, Indonesia hanya bisa meraih Medali Perak. Sampai akhirnya, Indonesia bisa meraih Medali Emas ketiganya di Ajang SEA Games 2023 yang digelar di Kamboja. Di Final, Indonesia berhasil mengalahkan Thailand dengan skor mencolok 5-2. Ketiga Gelar Medali Emas yang diraih oleh Timnas Indonesia merupakan Gelar yang patut dikenang dan diwariskan ke Generasi Mendatang untuk meneruskan Tradisi Emas di Ajang SEA Games, bukan hanya SEA Games, tapi juga Asian Games dan Olimpiade."
"Sebelum Penulis tutup Cerita ini, Penulis mengucapkan "Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-78 🇮🇩", "Terus Melaju Untuk Indonesia Maju". Semoga Nilai-nilai Kemerdekaan ini akan terus diajarkan di Generasi Mendatang sebagai Pedoman Hidup dan Jati Diri sebagai Seorang Bangsa Indonesia".
Created by : Nalindra Wangsa J
Komentar
Posting Komentar